Bank Mandiri Perkuat Literasi Keuangan Ribuan Kader Muslimat NU Garut Bersama Teh Imas

GARUT — Upaya memperkuat kapasitas perempuan di Kabupaten Garut terus didorong melalui kolaborasi berbagai pihak. Bank Mandiri bersama Anggota DPR RI Komisi VI Imas Aan Ubudiah hadir dalam kegiatan Talkshow Kebangsaan bertema “Pemberdayaan Perempuan di Bulan Kemerdekaan” di Islamic Center Garut, Sabtu, 15 Agustus 2026.

Kegiatan tersebut diikuti ribuan kader Muslimat NU Kabupaten Garut yang berasal dari berbagai kecamatan. Selain Teh Imas yang hadir sebagai pemateri utama, kegiatan turut melibatkan jajaran PC Muslimat NU Kabupaten Garut.

Berbeda dari sekadar kegiatan seremonial, talkshow tersebut diarahkan untuk membuka wawasan peserta mengenai pentingnya kemandirian perempuan, peningkatan kapasitas ekonomi, serta pemanfaatan teknologi dan layanan keuangan digital dalam kehidupan sehari-hari.

Teh Imas menekankan bahwa perempuan memiliki posisi penting dalam pembangunan ekonomi keluarga. Menurutnya, banyak perempuan memiliki potensi usaha dan kemampuan produktif, namun masih membutuhkan akses informasi, pendampingan, jaringan, serta pemahaman yang lebih luas mengenai pengelolaan keuangan.

Karena itu, perempuan perlu semakin adaptif terhadap perkembangan zaman, termasuk dalam memanfaatkan teknologi digital untuk mendukung aktivitas ekonomi.

Digitalisasi Buka Peluang Baru bagi Perempuan

Kehadiran Bank Mandiri menjadi bagian penting dalam kegiatan tersebut, terutama dalam mendorong peningkatan pemahaman masyarakat terhadap layanan keuangan dan transaksi digital.

Perubahan pola transaksi masyarakat yang semakin cepat membuat literasi keuangan menjadi kebutuhan penting, termasuk bagi perempuan yang menjalankan usaha rumahan, UMKM, maupun kegiatan ekonomi keluarga.

Pemanfaatan layanan perbankan digital dinilai dapat membantu masyarakat melakukan transaksi dengan lebih mudah, mencatat aktivitas keuangan, serta mendukung pengembangan usaha agar semakin efisien.

Bagi kader Muslimat NU yang memiliki jaringan luas hingga tingkat kecamatan dan desa, pengetahuan tersebut diharapkan tidak berhenti pada peserta kegiatan, tetapi dapat diteruskan kepada keluarga dan masyarakat di lingkungan masing-masing.

Muslimat NU Dorong Kader Lebih Produktif

Ketua PC Muslimat NU Kabupaten Garut menyambut positif terselenggaranya kegiatan yang melibatkan ribuan kader tersebut.

Muslimat NU, menurutnya, memiliki potensi besar dalam pemberdayaan perempuan karena kadernya bersentuhan langsung dengan masyarakat. Selain bergerak di bidang sosial dan keagamaan, kader Muslimat NU juga banyak yang menjalankan aktivitas ekonomi dan usaha produktif di lingkungannya.

Karena itu, peningkatan pengetahuan mengenai kewirausahaan, teknologi, dan pengelolaan keuangan dinilai penting agar kader Muslimat NU semakin berdaya dan mampu memberikan dampak ekonomi bagi keluarga.

Sinergi dengan Bank Mandiri dan Teh Imas juga diharapkan dapat membuka lebih banyak ruang edukasi serta pengembangan kapasitas perempuan di Kabupaten Garut.

Kemerdekaan Dimaknai dengan Kemandirian

Momentum Bulan Kemerdekaan turut menjadi pesan utama dalam kegiatan tersebut. Kemerdekaan dinilai tidak hanya berkaitan dengan sejarah perjuangan bangsa, tetapi juga bagaimana masyarakat hari ini memiliki kemampuan untuk berkembang dan meningkatkan taraf hidup.

Bagi perempuan, salah satu bentuk kemerdekaan tersebut adalah kesempatan untuk memperoleh akses pengetahuan, teknologi, layanan keuangan, dan peluang ekonomi yang lebih luas.

Melalui kolaborasi Bank Mandiri, Teh Imas, dan Muslimat NU Kabupaten Garut, kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal untuk memperkuat perempuan hingga ke tingkat akar rumput.

Dengan jaringan Muslimat NU yang tersebar di berbagai wilayah Garut, penguatan kapasitas kader diharapkan dapat memberikan efek yang lebih luas, mulai dari peningkatan literasi keuangan hingga lahirnya lebih banyak perempuan yang mandiri dan produktif.

entertimes
entertimes
Articles: 30

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *