Physical Address
304 North Cardinal St.
Dorchester Center, MA 02124
Physical Address
304 North Cardinal St.
Dorchester Center, MA 02124
Garut — Program BUMN yang bagus tapi tidak diketahui masyarakat desa, sama saja tidak ada. Kesadaran itulah yang mendasari kegiatan “Sosialisasi Desa Melek BUMN” di Kabupaten Garut, Jumat (20/6/2026), yang didukung oleh program Corporate Social Responsibility (CSR) Bank BTN.
Kegiatan ini menyasar pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah di tingkat desa serta UMKM binaan yang selama ini kesulitan mengakses informasi program-program BUMN. Mulai dari pelatihan digital, pendampingan usaha, hingga skema permodalan — banyak program yang sebenarnya tersedia, tapi tidak pernah sampai ke telinga pelaku usaha di pelosok.
Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi PKB, Imas Aan Ubudiah, turut hadir dalam kegiatan tersebut. Bagi Imas, sosialisasi ini bukan sekadar formalitas penyampaian informasi, tapi bagian dari upaya mendekatkan sumber daya BUMN ke masyarakat yang paling membutuhkan.
“Selama ini polanya selalu sama program ada di pusat, masyarakat desa tidak tahu. Kalau kita serius ingin UMKM desa tumbuh, BUMN yang harus jemput bola. Bukan rakyat yang disuruh cari-cari sendiri,” kata legislator asal Dapil Jawa Barat XI, Garut-Tasikmalaya itu.
Imas mendorong agar Bank BTN dan BUMN lainnya tidak berhenti di satu kali sosialisasi. Menurutnya, yang dibutuhkan pelaku usaha kecil bukan hanya informasi, tapi pendampingan berkala — dari tahap pengenalan program, pengajuan, sampai pemanfaatannya. Tanpa itu, sosialisasi hanya menjadi acara seremonial yang tidak meninggalkan dampak.
Sebagai anggota Komisi VI DPR RI yang membidangi BUMN dan investasi, Imas menegaskan bahwa pengawasan terhadap realisasi CSR perusahaan negara akan terus dilakukan. Ia menilai CSR bukan sekadar kewajiban administratif, tapi harus menjadi instrumen nyata untuk memberdayakan ekonomi masyarakat — khususnya di daerah-daerah yang jauh dari jangkauan pusat.
“Saya akan terus dorong agar program CSR BUMN benar-benar menyentuh kebutuhan riil masyarakat desa. Bukan yang bagus di laporan, tapi kosong di lapangan,” tegasnya.
Sosialisasi Desa Melek BUMN direncanakan berlanjut ke beberapa titik lain di wilayah Garut dan Tasikmalaya dalam beberapa bulan ke depan.